Mencari tempat tinggal di Bali untuk lebih dari beberapa minggu bisa cepat terasa melelahkan. Sebagian besar rental masih dibagikan melalui grup WhatsApp, channel Telegram, halaman Instagram, atau postingan Facebook. Anda menghubungi satu orang, lalu orang lain, lalu diarahkan lagi ke pihak berikutnya. Terkadang foto terlihat berbeda dari properti aslinya. Kadang tempatnya sudah terisi meskipun listing masih online. Beberapa properti menghilang setelah beberapa hari. Yang lain ternyata memiliki harga berbeda setelah Anda menghubungi agen. Biaya broker juga menambah lapisan lain dalam proses ini. Tergantung area dan durasi sewa, perantara bisa mengambil 10% hingga 30% dari sebuah transaksi. Untuk penyewa yang tinggal di Bali selama satu hingga enam bulan, ini bisa menjadi biaya tambahan yang cukup terasa. Source: Pexels Pemilik properti juga menghadapi masalah mereka sendiri. Banyak yang masih mengelola pemesanan secara manual melalui aplikasi pesan sambil menangani pertanyaan berul...
Hamparan rumput hijau membentang membatasi laut biru berpadu angin menderu. Damai sekali. Seakan membawa siapapun terbuai larut dalam kemesraan dan kenikmatan yang tak ada duanya. Sebut saja Sarae Nduha , sebuah tempat yang menawan dan masih perawan di Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat. Foto by @emyebpj Fyi gengs, Sarae Nduha memiliki arti nama “Pasir Runtuh/Longsor”. Dan merupakan tempat wisata yang bisa terbilang baru. Lokasinya Terletak di Desa Doropeti, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Nah Sarae Nduha ini siap menyuguhkanmu pemandangan indah yang akan membuatmu jatuh cinta. Terlebih, dalam perjalanan ketempat ini, kamu juga akan dimanjakan pada panorama savana indah berlatar belakang Gunung Tambora yang melegenda. Cara Menuju Sarae Nduha Foto by @emyebpj Anyway , untuk bisa bercinta dengan Sarae Nduha, kamu bisa mengakses dari Kota Bima menuju Dompu, atau kearah barat Tambora dalam waktu 3 jam menggunakan mobil atau motor. Bisa ju...