Langsung ke konten utama

Itinerary 3 Hari 2 Malam di Nusa Penida untuk Backpacker: Hemat, Padat, dan Tetap Santai

Banyak yang mengira Nusa Penida cuma soal foto di Kelingking lalu pulang. Padahal pulau ini cukup besar, jalannya naik-turun, dan kalau salah atur rute, separuh liburanmu habis di atas motor. Berikut itinerary 3 hari 2 malam yang realistis buat backpacker.

Persiapan sebelum berangkat

  • Menyeberang: fast boat dari Sanur ke Nusa Penida sekitar 45 menit. Alternatif lain lewat Padang Bai. Beli tiket pulang-pergi sekalian dan jangan mepet jadwal balik, karena ombak bisa bikin jadwal geser.
  • Waktu terbaik: musim kemarau (sekitar April sampai Oktober) lebih aman untuk laut dan jalan. Di musim hujan, jalan menuju beberapa spot jadi licin.
  • Transportasi: sewa motor kalau sudah terbiasa dengan jalan menanjak dan berlubang. Kalau ragu, sewa mobil dengan sopir lokal. Sopir hafal rute dan tahu jam paling sepi di tiap spot.
  • Bawa: sunscreen, topi, sandal gunung atau sepatu dengan grip bagus, power bank, dan uang tunai secukupnya.

Hari 1: Sisi barat, spot ikonik

Nusa Penida

Setelah tiba dan taruh barang di penginapan, langsung gas ke sisi barat:

  1. Kelingking Beach. Datang sore sekitar jam 3 atau 4 supaya lebih adem dan cahaya foto lebih bagus. Turun ke pantai itu ekstrem, jadi cukup menikmati dari atas kalau fisik atau sandalmu tidak mendukung.
  2. Broken Beach dan Angel’s Billabong. Dua spot ini berdekatan dan cocok dikunjungi satu rute. Hati-hati dengan ombak di Angel’s Billabong, karena area ini berbahaya saat laut sedang tinggi. Patuhi peringatan setempat.
  3. Sunset di sekitar Crystal Bay. Pantai ini enak buat duduk santai setelah seharian keliling.

Hari 2: Snorkeling dan sisi timur

Pulau Nusa Penida
  • Pagi: ikut trip snorkeling. Nusa Penida terkenal dengan Manta Point dan beberapa titik berarus tenang. Pilih operator yang menyediakan pelampung, pemandu, dan perlengkapan lengkap. Ini bagian yang sebaiknya tidak dihemat. Kalau mau paket yang sudah tertata, kamu bisa cek pilihan trip dari Melali Nusa Penida, operator tur lokal di Nusa Penida yang melayani snorkeling dan keliling pulau.
  • Siang sampai sore: menuju sisi timur, ke Diamond Beach dan Atuh Beach. Turun ke Diamond Beach lewat tangga, jadi siapkan stamina untuk naik lagi. Pemandangan tebing dan laut birunya sepadan.
  • Malam: cari makan di warung lokal. Jauh lebih murah daripada kafe turis, dan rasanya sering lebih jujur.

Hari 3: Santai sebelum pulang

Sumber foto : google

Jangan jadwalkan spot berat di hari terakhir. Sarapan pelan-pelan, belanja oleh-oleh kecil, lalu kembali ke pelabuhan dua sampai tiga jam sebelum jadwal fast boat. Lebih baik menunggu di pelabuhan daripada ketinggalan boat.

Tips hemat ala backpacker

  • Patungan sewa mobil dan sopir untuk 4 orang biasanya lebih hemat per kepala daripada sewa motor dan bensin sendiri-sendiri, apalagi kalau ada yang belum lancar naik motor.
  • Menginap di homestay lokal. Jauh lebih murah daripada resor dan biasanya pemiliknya kasih tips rute yang tidak ada di Google.
  • Bawa botol minum isi ulang. Beli air kemasan terus-terusan lama-lama bikin dompet dan sampah menumpuk.

Etika di pulau kecil

Bawa pulang sampahmu, jangan menyentuh atau menginjak karang saat snorkeling, dan hormati area pura dengan berpakaian sopan. Nusa Penida masih punya banyak tempat suci dan warganya hidup berdampingan dengan wisata.

Penutup

Nusa Penida lebih enak dinikmati dengan ritme yang tidak terburu-buru. Tiga hari cukup kalau rutenya rapi: barat di hari pertama, laut dan timur di hari kedua, santai di hari ketiga. Siapkan fisik, cek cuaca, dan selamat jalan-jalan!

Views: 1

Posting Itinerary 3 Hari 2 Malam di Nusa Penida untuk Backpacker: Hemat, Padat, dan Tetap Santai ditampilkan lebih awal di .



from https://ift.tt/f4ARX5Z
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Tradisi Megibung di Bali: Makan Bersama yang Menyimpan Makna Kebersamaan

Tradisi megibung di Bali adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah yang berasal dari Karangasem dan hingga kini masih dijaga sebagai simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur. Megibung bukan sekadar cara makan, tetapi bagian dari budaya sosial masyarakat Bali. Saat ini, pengalaman megibung juga dapat dirasakan dalam konteks kuliner budaya, salah satunya melalui Royal Dining Feast di Ankhusa Bali di Ubud. Mengenal Tradisi Megibung di Bali Tradisi Megibung di Bali – foto kompas Megibung merupakan tradisi makan bersama dalam satu dulang yang menjadi ciri khas masyarakat Karangasem. Kata megibung berasal dari kata gibung yang berarti aktivitas bersama atau berbagi. Dalam praktiknya, peserta duduk melingkar dan menyantap nasi serta lauk pauk dari wadah yang sama, biasanya dialasi daun pisang. Satu kelompok megibung umumnya terdiri dari 6 hingga 8 orang, dan maksimal sekitar 10 orang. Tidak ada porsi individu. Semua peserta berbagi dari satu hidangan yang sama, sehingga terc...