Langsung ke konten utama

Pura Taman Ayun : Taman Paling Cantik di Pulau Dewata

Bali, I’ll be back!

Sudah ku bilang, Bali tak pernah membosankan. Ia selalu meninggalkan rindu yang terus membekas dalam setiap lembaran memory. Salah satunya adalah Pura Taman Ayun, yang dalam bahasa Bali, bermakna taman yang cantik.

Pura Cantik di tengah Pulau Dewata

Berlokasi di Jalan Ayodya, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali. Pura Taman Ayun berada di atas lahan seluas 4 hektar. Kompleks puranya terdiri dari tiga bagian, yaitu ruang terbuka, bangunan utama, dan bangunan-bangunan yang diperuntukkan bagi dewa dan dewi. Namun, bangunan utamanya lah yang digunakan untuk berbagai kegiatan religius dan panggung kesenian, karena disini kamu bisa menikmati indahnya susunan “meru”, yaitu pagoda dengan atap bertingkat-tingkat khas bangunan pura di Bali.

Memasuki halaman pertama, kamu akan disuguhkan pada pintu gerbang disusul jembatan kokoh yang berdiri di atas kolam. Kemudian, kamu bisa membeli htm seharga Rp. 10.000/orang di loket yang terdapat di sebelah kanan. Ohya, disini juga kamu tidak diperkenankan memasuki pura mengenakan pakaian minim, sehingga petugas pura akan memberimu kain berwarna hijau untuk menutupi tubuh yang terlihat.

Sambil berjalan di halaman pertama, kamu juga bisa mengambil gambar dengan pemandangan hamparan rumput luas disebelah kiri. Disitu juga terdapat tugu air mancur yang mengarah ke 9 arah mata angin. Dan rasanya pasti bikin kamu jadi pengen guling-gulingan.

Memasuki halaman kedua, kamu diharuskan melewati gerbang kedua yang cukup tinggi. Dimana matamu akan tertuju pada bangunan aling-aling bale Pengubengan yang dihiasi dengan relief yang menggambarkan Dewata Nawa Sanga. Di sebelah kanannya terdapat komplek pura kecil dengan nama Pura Luhuring dengan posisi yang agak sedikit lebih tinggi.

Memasuki halaman selanjutnya, dapat diakses melalui dua pintu, yaitu pintu kiri dan kanan. Dua pintu ini berfungsi untuk keluar masuk kegiatan sehari-hari di pura ini. Didalam halaman inilah terdapat beberapa meru menjulang tinggi dengan beraneka bentuk dan ukuran. Unik dan Ikonik banget deh sebagai perwujudan kalo kamu pernah ke Bali. hehehe.

Nah, itulah sekilas tentang Pura Taman Ayun yang cocok banget dimasukin kedalam itinerary traveling kamu. Kenapa ? Karena pesonanya dan daya tariknya luar biasa banget. Dimana kamu akan merasa seperti berada dalam pura yang mengambang diatas air. Nggak percaya ? Dateng aja kesini! Tapi, akan lebih baik jika dikunjungi pada pagi hari. Selain karena masih sepi, cuacanya tidak terlalu terik dan tentunya foto-fotomu pasti gak akan bocor. Selamat berkunjung :)

Posting Pura Taman Ayun : Taman Paling Cantik di Pulau Dewata ditampilkan lebih awal di Backpacker Jakarta.



from Backpacker Jakarta https://ift.tt/2G51ebw
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Pendakian Gunung Gede via Gunung Putri: Basecamp Mang Abenk, Murah & Servis Juara

Pendakian Gunung Gede via jalur Gunung Putri memang sudah lama jadi favorit banyak pendaki. Jalur ini terkenal dengan trek yang menanjak tajam sejak awal, tapi tetap memberikan pengalaman alam yang luar biasa: dari padang edelweis Surya Kencana, kabut pagi yang magis, sampai sunrise dari puncak yang menggetarkan hati. Namun di tengah tren basecamp yang makin banyak bermunculan dengan fasilitas serba “wah”, aku justru tetap setia kembali ke Basecamp Mang Abenk . Sederhana? Iya. Tapi servicenya luar biasa. Di sinilah aku merasa benar-benar disambut sebagai tamu, bukan sekadar pelanggan. Kelapa Harus Basecamp Mang Abenk? Pertama, biaya simaksi di sini jauh lebih ramah kantong. Hanya dengan bayar simaksi 1x, harganya sudah termasuk registrasi pendakian, asuransi, kamar untuk istirahat— tidak dicampur dengan pendaki lain . Ini jelas nilai plus, apalagi kalau kamu hiking dengan grup kecil dan ingin privasi atau quality time sebelum summit attack. Kedua, yang bikin pengalaman makin berk...