Langsung ke konten utama

Liputan Trip Pendakian Gunung Kerenceng Backpacker Jakarta#8

Hai gaissssssss!

Kembali lagi bersama aku dalam perjalanan mendaki gunung bersama Backpacker Jakarta.

Anyway, Sabtu (2 Desember 2023) aku kembali mengikuti ODT Pendakian Gunung Kerenceng#8 Backpacker Jakarta, yang mana diikuti oleh 28 peserta baik dari member ataupun non member.

Biaya sharecost sebesar Rp 211.212 untuk member BPJ dan Non Member sebesar Rp 215.212, untuk lokasi meeting point berada di Sekretariat Backpacker Jakarta. ODT Pendakian Gunung Kerenceng#8 di pegang oleh CP yaitu Ka Dita#35 dan Ka Nuri#19 serta BU yaitu Ka Dani.

Perjalanan menuju lokasi pada pukul 00.00 WIB (DINIHARI), Alhamdulillah perjalanan awal kami berjalan lancar, kami bisa sampai di Bascamp pada pukul 04.30 WIB, Oh ya kami melakukan Pendakian Gunung Kerenceng ini melalui Via Babakan Jambu Aer, Sumedang.

Pendakian Gunung Kerenceng dimulai pada pukul 06.15 WIB, namun sebelumnya kami mulai dengan pengenalan terlebih dahulu serta berfoto keluarga.

Gunung Kerenceng ini berlokasi di Dusun Babakan Jambuaer, Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Pendakian Gunung Kerenceng dibilang sangat cocok untuk para pemula ya.

FYI guys, Gunung Kerenceng ternyata mulai menjadi magnet bagi para pendaki lho, sebab pesona keindahan alamnya ditambah jarak tempuh menuju puncak terbilang santai dan medan yang disajikan cukup menantang sekiranya hanya butuh waktu sekitar 2,5 jam.

Dimana dalam perjalanan pendakian nanti kita akan melewati 4 pos ya dengan medan yang masih sangat aman, dan santai. Oh ya Pendakian Gunung Kerenceng kami juga kemarin sangat di dukung oleh alam, TERHARU!

Awalnya sempat mendung dan mulai gerimis mengundang ehh salah maksudnya gerimis hahahaa, namun setelah itu gerimisnya berhenti secara perlahan dan menjadi cerah merona matahari-nya (Yessss gimana rezeki amal ibadah ya guys) hahahahahahaa.

Gunung Kerenceng berada ketinggian 1.754 meter di atas permukaan laut (mdpl), dimana pemandangan alam yang disajikan emang sungguh memanjakan mata dengan pesona keindahan alam.

Lalu diakhiri dengan jalur menuju puncak yang harus ekstra hati-hati, sebab di jalur tersebut nanti kita akan melintasi jalur dengan medan berupa jurang yang sangat curam di sisi kiri dan kanannya.

Nah akhirnya kami sampai di Puncak pada pukul 09.00 WIB, Oh yaaa Pendakian Gunung Kerenceng kemarin kami berhasil mencapai puncak semuanya dengan sesi 2 group  :

Lalu setelah puas berfoto kami turun kembali menuju Bascamp, baiklaaah sekian dan terima kasih sampai jumpa lagi ditrip aku selanjutnya ya tentu-nya bersama Backpacker Jakarta.

*List Absen Peserta Kerenceng #8*

CP: Nury #19 & Dita Putri #35

Back Up: Dany

*MEMBER*

1. Kristianus #1

2. Fandi #28

3. Mama Fandi (Ibu Neni) #28

4. Agustina Asri #21

5. Muhron #14

6. Rea #46

7. Gerry #46

8. Pani #46

9. Tewe #46

10. Desi Kurniawati #5

11. Irawan #11

12 Ayu Nur #45

13. Yuri #18

14. Putri #19

15. Anita #45

16. Albab #21

17. Irgi #36

18. Arul #36

19. Bayu #41

20. Dayat #28

NON MEMBER :

1. Grace

2. Ade Irianti

3. Renny

4. Puteri Andini

5. Fahrul Roji

6. Trinitawati

7. Arco

8. Anisah

 

Hits: 55

Posting Liputan Trip Pendakian Gunung Kerenceng Backpacker Jakarta#8 ditampilkan lebih awal di Backpacker Jakarta.



from Backpacker Jakarta https://ift.tt/DLXblGV
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Tradisi Megibung di Bali: Makan Bersama yang Menyimpan Makna Kebersamaan

Tradisi megibung di Bali adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah yang berasal dari Karangasem dan hingga kini masih dijaga sebagai simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur. Megibung bukan sekadar cara makan, tetapi bagian dari budaya sosial masyarakat Bali. Saat ini, pengalaman megibung juga dapat dirasakan dalam konteks kuliner budaya, salah satunya melalui Royal Dining Feast di Ankhusa Bali di Ubud. Mengenal Tradisi Megibung di Bali Tradisi Megibung di Bali – foto kompas Megibung merupakan tradisi makan bersama dalam satu dulang yang menjadi ciri khas masyarakat Karangasem. Kata megibung berasal dari kata gibung yang berarti aktivitas bersama atau berbagi. Dalam praktiknya, peserta duduk melingkar dan menyantap nasi serta lauk pauk dari wadah yang sama, biasanya dialasi daun pisang. Satu kelompok megibung umumnya terdiri dari 6 hingga 8 orang, dan maksimal sekitar 10 orang. Tidak ada porsi individu. Semua peserta berbagi dari satu hidangan yang sama, sehingga terc...