Langsung ke konten utama

Surga Tersembunyi Pantai Ora, Maluku Tengah

Halo sobat petualang! Siapa yang tidak tergiur berlibur ke Pantai Ora, Maluku Tengah? Untuk pergi ke sana kita harus menaiki pesawat dengan penerbangan kurang lebih tiga jam menuju Bandar Udara Patimura Ambon. Pantai Ora sendiri terletak di Desa Saleman, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah. Inilah surga tersembunyi dengan suasana pantai dan panorama serta pemandangan laut yang jernih dan indah.
pantai ora maluku
foto: gogonesia
Untuk menyebrang ke Pulau Seram, kita menggunakan Kapal Ferri dari pelabuhan Hunimua desa Liang ke Pelabuhan Waipirit selama 45 menit. Dari pelabuhan, perjalanan masih dilanjutkan menuju ke desa Saleman dengan melewati hutan dan jalan berkelok. Oh iya, dari desa ini kita harus menggunakan perahu menuju Pantai Ora, tidak sampai 10 menit kok.
ora beach maluku
foto: pinknikasik
Nah, pantai ini juga menawarkan fasilitas penginapan yang unik, yaitu penginapan berbentuk pondok yang mengambang diatas pantai. Di sana tidak terdapat warung makan, dan yang ada hanya fasilitas dari Ora Beach Resort. Disarankan, kalian bisa membawa makanan dan minuman ringan. Di Pulau Seram tidak tersedia tempat perlengkapan menyelam, so disarankan untuk membawa perlengkapan sendiri, atau menyewa dari Ambon sebelum melakukan perjalanan ke Pulau Seram.
Pantai Ora memilik air laut yang berwarna biru, ditambah dengan kecantikan pasir putihnya, sehingga pemandangan dasar laut menjadi sangat indah. Dan menyelam menjadi salah satu kegiatan yang wajib dilakukan di sini karena keindahan terumbu karang, serta ikan yang berwarna-warni seakan menyambut kehadiran para pendatang.
Bagaimana? Tertarik untuk liburan ke Pantai Ora dengan segala keunikannya? Cheers!

Posting Surga Tersembunyi Pantai Ora, Maluku Tengah ditampilkan lebih awal di Backpacker Jakarta.



from Backpacker Jakarta https://ift.tt/2KZWdBG
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Tradisi Megibung di Bali: Makan Bersama yang Menyimpan Makna Kebersamaan

Tradisi megibung di Bali adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah yang berasal dari Karangasem dan hingga kini masih dijaga sebagai simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur. Megibung bukan sekadar cara makan, tetapi bagian dari budaya sosial masyarakat Bali. Saat ini, pengalaman megibung juga dapat dirasakan dalam konteks kuliner budaya, salah satunya melalui Royal Dining Feast di Ankhusa Bali di Ubud. Mengenal Tradisi Megibung di Bali Tradisi Megibung di Bali – foto kompas Megibung merupakan tradisi makan bersama dalam satu dulang yang menjadi ciri khas masyarakat Karangasem. Kata megibung berasal dari kata gibung yang berarti aktivitas bersama atau berbagi. Dalam praktiknya, peserta duduk melingkar dan menyantap nasi serta lauk pauk dari wadah yang sama, biasanya dialasi daun pisang. Satu kelompok megibung umumnya terdiri dari 6 hingga 8 orang, dan maksimal sekitar 10 orang. Tidak ada porsi individu. Semua peserta berbagi dari satu hidangan yang sama, sehingga terc...