PANGALENGAN – Berbicara mengenai destinasi wisata Bandung, kota sejuk yang satu ini selalu rindu untuk dikunjungi lagi dan lagi! Kedepannya, akan banyak sekali wisata baru bermunculan yang kembali memikat hati para wisatawan, salah satu nya Nimo Highland.
Terkenal dengan Golden Sunrise serta hamparan perkebunan teh nan indah, Nimo Highland juga memiliki jembatan panjang dengan view 360 derajat yang menjadi daya tarik para penggiat travelling, dan tentu nya kembali menarik hati komunitas Backpacker Jakarta untuk mengunjungi lokasi ini untuk yang ke 7 kalinya.
Di gawangi oleh Ferdinan dan Widdy, perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 4 jam dikenakan biaya sharecost sebesar Rp 267.169,- (member) dan Rp 307.169,- (non-member). Dengan Meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta, tepat pukul 00.00 kami pun berangkat meninggalkan Jakarta menggunakan 1 mobil Elf dan tiba di Nimo Highland kurang lebih pukul 04.00 pagi.
Mengejar sunrise di Nimo Highland
Diluar ekspetasi, one day trip yang kami lalui ternyata dimudahkan. Mulai dari perjalanan yang ontime dari sekret, traffic yang lumayan lancar, hingga kami tiba di Nimo Highland pun jauh lebih awal yakni jam 04.00 sehingga para peserta bisa menjalankan ibadah sholat terlebih dahulu bagi yang menjalankan. Oh iya, jangan lupa bawa jaket, karena suhu saat itu mencapai 14 derajat.
Tepat pukul 05.40, kami semua siap untuk naik mobil wara-wiri yang sudah disediakan untuk para wisatawan. Estimasi sekitar 1-3 menit perjalanan, dan ternyata kami tiba sebelum matahari terbit, lalu dilanjutkan dengan foto bersama terlebih dahulu.
Selepas itu, Golden Sunrise pun muncul dengan sempurna sekitar jam 06.00 dan kami pun mulai menyebar untuk mengabadikan moment terbaik mulai dari foto, hingga video sebanyak mungkin. Jujur, selama berada disini, mata kalian akan dimanjakan oleh keindahan kebun teh yang membentang luas, serta hamparan gunung yang diselimuti kabut tipis. Hingga akhirnya jam 09.30 kami pun bergegas pergi dan lanjut ke destinasi wisata berikutnya, Wayang Windu.
Keindahan Sejauh Mata Memandang di Wayang Windu
Terkenal dengan nama Wayang Windu Panenjoan, lokasi yang satu ini pun gak kalah menarik untuk disambangi. Perjalanan yang kami tempuh menghabiskan waktu sekitar 1 jam dengan trek yang terus menanjak. Pukul 10.30, ditemani oleh terik nya matahari dan hamparan kebun teh, kami pun siap membidik setiap sudut dari tempat wisata ini.
Yang menjadi bintang dari Wayang Windu adalah jembatan kayu yang bisa lintasi untuk mengexplorasi kebun teh dan berswafoto. Selain itu, terdapat juga menara pandang yang bisa dimanfaatkan untuk melihat pemandangan alam dengan view yang lebih luas dan indah dari posisi yang lebih tinggi.
Disini kami cukup lama, kemudian dilanjutkan ke destinasi wisata berikutnya yaitu Kampung Singkur, tapi sebelumnya dilanjutkan dulu dengan makan siang dan sholat bagi yang menjalankan di RM Gepuk Ceu Tarmini.
Hutan Pinus Instagenic di Kampung Singkur
14.40 akhirnya kami tiba di lokasi terakhir yaitu Kampung Singkur. Dan sepanjang perjalanan, lagi-lagi kami di suguhkan dengan hamparan perkebunan teh yang menyegarkan mata.
Destinasi Wisata yang satu ini juga gak kalah keceh nya, kenapa? Karena sepanjang jalan kami disuguhkan dengan pemandangan hutan pinus yang menjulang tinggi, dan suara aliran sungai yang gemercik. Sebenarnya, banyak banget aktivitas outbound yang bisa kalian coba seperti Rafting, Paintball, Camping, hingga Penginapan jika kalian ingin staycation di Kampung Singkur.
Oh iya, disini kami gak terlalu lama, mungkin sekitar 30 menitan setelah berfoto-foto, kami pun bergegas naik ke elf dan menuju ke tempat oleh-oleh khas Pangalengan. Kemudian bersiap-siap kembali ke Jakarta tepat pukul 16.00 dan tiba di sekret BPJ sekitar jam 21.00 dengan hati yang gembira dan puas karena sepanjangan one day trip, kami diberikan golden sunrise yang sempurna, cuaca yang sangat mendukung, dan traffic yang lancar dari awal sampai akhir.
See you next trip! Dan tentu nya bersama Backpacker Jakarta!
Cheers!
Febe Shinta
Hits: 0
Posting Liputan One Day Trip Nimo Highland di Pangalengan Part #7 ditampilkan lebih awal di Backpacker Jakarta.
from Backpacker Jakarta https://ift.tt/N05p27v
via IFTTT
Komentar
Posting Komentar