Langsung ke konten utama

Curug Cigamea Seperti Berada di Tengah Hutan Liar

Panas dan bising nya Ibukota Jakarta terkadang membuat kita bosan dan mulai berfikir bagaimana caranya agar dapat refresing ketempat yang sejuk, dekat dan gak menghabiskan banyak waktu alias ODT.

Di sini saya akan merekomendasikan salah satu lokasi wisata buat kalian yang mau refresing, menghirup udara segar asli pegunungan, dan menikmati percikan air yang dingin. Yaitu di Curug Cigamea. Curug jika diartikan dalam arti Bahasa Indonesia adalah Air terjun.

Lokasi Curug Cigamea terletak di lereng Gunung Salak, tepat nya di desa Gunungsari, Kabupaten Bogor. Curug Cigamea merupakan salah satu objek wisata alam yang menarik untuk di kunjungi khusus nya buat kalian yang tinggal di sekitar Jabodetabek. Kenapa? Karena jarak tempuh yang gak terlalu jauh dan hanya menghabiskan waktu kurang lebih 2-3 jam hingga sampai ke lokasi tujuan.

Treking Curug Cigamea

www.len-diary.com

Jalur yang suguhkan untuk sampai kesana bisa dikatakan gak terlalu bagus. Tapi jangan khawatir, perjalanan gak akan terasa kalau kalian sudah memasuki Kabupaten Bogor. Udara di sana cukup sejuk, dan akan melewati desa-desa yang dipastikan akan menghibur kalian sepanjang perjalanan.

Jadi Sesampai di sana, kalian akan bertemu dengan sebuah gapura yang berada di seberang parkiran (gapura sulit terlihat jika dari pinggir jalan). Nah, dari sini aja kalian udah bisa merasakan udara yang sangat berbeda dari Ibukota Jakarta dan serasa seperti berada di hutan.

Pintu masuk menuju Curug Cigamea

Oh iya, untuk tiket masuk nya terbilang murah karena hanya dikenakan biaya sebesar Rp7.500,-/orang. Dan untuk sampai ke bibir air terjun nya dibutuhkan waktu 15 menit (kurang lebih 600 meter).

2.bp.blogspot.com

Trek menuju ke curug ini sangat cocok untuk pemula karena jalur yang ditawarkan sudah terbilang rapi dan disepanjang jalanpun sudah disediakan tempat sampah. So, buat kalian yang sedang berkunjung kesana dengan membawa berbagai macam cemilan wajib membuat sampah pada tempat nya ya gaes.

1.bp.blogspot.com

Setelah sampai dititik point, kalian akan tergoda dengan pesona air terjun serta hempasan air nya yang jernih untuk segera berbasah-basahan sambil mengabadikan moment dengan berbagai macam foto dan gaya.

Merasakan semburan air curug cigamea

The last, keindahan Curug Cigamea haruslah kita jaga dan lestarikan agar apa yang kita nikmati sekarang bisa di nikmati oleh anak cucu kita selanjutnya. Nah.. Buat kamu yang merasa bosan di rumah atau kurang piknik dan mempunyai waktu libur hanya 1 hari, Curug Cigamea cocok menjadi pilihan kalian.

Views: 723

Posting Curug Cigamea Seperti Berada di Tengah Hutan Liar ditampilkan lebih awal di .



from https://ift.tt/dwV6kns
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Tradisi Megibung di Bali: Makan Bersama yang Menyimpan Makna Kebersamaan

Tradisi megibung di Bali adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah yang berasal dari Karangasem dan hingga kini masih dijaga sebagai simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur. Megibung bukan sekadar cara makan, tetapi bagian dari budaya sosial masyarakat Bali. Saat ini, pengalaman megibung juga dapat dirasakan dalam konteks kuliner budaya, salah satunya melalui Royal Dining Feast di Ankhusa Bali di Ubud. Mengenal Tradisi Megibung di Bali Tradisi Megibung di Bali – foto kompas Megibung merupakan tradisi makan bersama dalam satu dulang yang menjadi ciri khas masyarakat Karangasem. Kata megibung berasal dari kata gibung yang berarti aktivitas bersama atau berbagi. Dalam praktiknya, peserta duduk melingkar dan menyantap nasi serta lauk pauk dari wadah yang sama, biasanya dialasi daun pisang. Satu kelompok megibung umumnya terdiri dari 6 hingga 8 orang, dan maksimal sekitar 10 orang. Tidak ada porsi individu. Semua peserta berbagi dari satu hidangan yang sama, sehingga terc...