Langsung ke konten utama

Liputan Trip Pendakian Gunung Bongkok Part #9

Kecil-kecil cabe rawit. Kira-kira begitulah kalimat yang tepat untuk menggambarkan Gunung Bongkok.

Gunung dengan memiliki ketinggian 975mdpl ini terletak di Desa Cikandang, Purwakarta. Meskipun tingginya tidak mencapai 1000mdpl, namun Gunung Bongkok menawarkan panorama yang luar biasa menakjubkan yaitu waduk jatiluhur.

Nah, tanggal 4-5 November lalu, Backpacker Jakarta kembali mengadakan pendakiannya ke Gunung Bongkok untuk yang ke sembilan kalinya. Trip yang diikuti oleh 41 orang peserta ini meeting point di Stasiun Tanjung Priuk, Jakarta Utara. Untuk share cost nya sendiri dikenakan biaya Rp99.441,- untuk member dan Rp120.441,- untuk non member Bpj.

Dengan memilih kereta keberangkatan jam 16.15, kami semua berkumpul di lokasi mepo yang sudah ditentukan. Sejak jam 1 siang satu persatu peserta trip mulai berdatangan. Kamipun berkenalan satu sama lain. Jarak tempuh dari Jakarta menuju Purwakarta memakan waktu kurang lebih 3 jam perjalanan. Ketika sudah mendapatkan tempat duduk masing-masing, ada yang langsung mengambil posisi untuk tidur, namun tak sedikit pula dari kami yang saling bercerita dan bercanda selama perjalanan tersebut.

Tepat jam 7 malam kami tiba di Stasiun Purwakarta. Kami diberikan waktu oleh CP untuk melakukan aktifitas bebas sampai dengan jam 10 malam. Ada yang memilih berwisata kuliner di sekitar stasiun, ada yang menyaksikan air mancur di Taman Sri Baduga, dan ada pula yang memilih untuk berkeliling Alun-Alun Purwakarta sambil menikmati suasana malam di Kota yang dikenal dengan julukan Kota Tasbih tersebut.

Waktu menunjukan pukul 22.00. Jemputan pun datang. Sebuah mobil truk pasir dan mobil losbak. Kurang lebih jam 12 malam kami sampai di basecamp. Ka Amiral dan Ka Faiz selaku CP pada trip kali ini menganjurkan kami membeli makanan dan air minum untuk pendakian esok hari. Setelah itu, kami berjalan sedikit ke atas untuk beristirahat. Jam 4 pagi setelah adzan subuh berkumandang, kami pun bergegas untuk melakukan pendakian ke Gunung Bongkok.

Untuk mendaki Gunung Bongkok, normalnya dibutuhkan waktu 1-2jam. Treknya sendiri bisa dibilang terjal. Kenapa? Karena jalurnya pure 100% hutan yang terdiri dari tanah merah dan bebatuan besar. Bahkan di beberapa titik disediakan webing untuk membantu kami saat mendaki. Kendala yang sangat dirasakan para peserta adalah kondisi jalur yang licin akibat hujan semalaman. Maka dibutuhkan kehati-hatian ekstra saat pendakian kemarin.

Banyaknya jumah peserta yang ikut pada trip kali ini menjadi salah satu kendala juga. Karena kami harus bergantian saat mendaki yang menyebabkan waktu pendakian menjadi lebih lama dari biasanya. Begitu pula saat turun. Tapi suasana fun yang dibangun sedari berkumpul di Mepo keberangkatan menjadikan trip ini tetap menyenangkan.

Gunung Bongkok memiliki 2 puncak. Puncak Datar dan Puncak Batu Tumpuk. Untuk kalian yang ingin menikmati sunrise sambil menatap keindahan Waduk Jatiluhur, pilihlah Puncak Datar. Sedangkan di Puncak Batu Tumpuk dibatasi hanya 10 orang yang bisa naik ke atas karena tempatnya yang sempit dan sangat terjal.

Saat itu kami dibagi menjadi 2 kelompok; yang ingin ke Puncak Batu Tumpuk Didampingi Ka Amiral, dan ke Puncak Datar didampingi oleh Ka Faiz. Setelah sampai di masing-masing puncaknya, kami bersantai sejenak. Menikmati secangkir kopi sambil menatap eloknya Kota Purwakarta dari ketinggian.

Jam 8 pagi kami kembali turun. Jam 10 sampai basecamp. Fasilitas yang disedikan di basecamp Gunung Bongkok ini terbilang lengkap. Ada warung, toilet yang bersih, parkiran yang luas, serta ada rumah warga yang disediakan untuk sholat bagi yang Muslim. Ketika sampai di basecamp, sebagian dari kami ada yang langsung menyerbu kamar mandi untuk membersihkan badan, sebagain lagi ada yang lari ke warung. Indomie rebus dan Nutrisari dingin sudah menjadi incaran kami sedari tadi. Kami pun langsung menyantapnya sambil menunggu jemputan datang.

Jam 11 siang kami menuju Stasiun Purwakarta untuk kembali pulang ke Jakarta. Dan sekitar jam 6 sore kami tiba di Jakarta dengan sehat, selamat, dan bahagia.

Testimoni:
1. RismaRS, BPJ #28: Bongkok pertamaku. Jalur yang jauh dari yang dibayangkan. Bener-bener gak cuma ngandelin kaki, tapi tangan juga, sama pikiran yang harus fokus, jangan karna perut laper dan pengen buru-buru makan sampai akhirnya kepeleset 3x. Intinya seru dan selalu bikin ketagihan buat nanjak.

2. Ayu, BPJ #32: Overall ini menyenangkan sekali… Time management nya bagus, persiapan dsb nya juga bagus, kakak cepe nya baik banget, care sama membernya, adil (gak beda bedain orang, baik yang member maupun  non member) pokoknya fun lah.

List peserta :

1. Ratna, BPJ #32
2. Ayu, BPJ #32
3. Fitria, BPJ #26
4. Icha, BPJ #32
5. Dede mecca, BPJ #19
6. Yulyana, BPJ #19
7. Hakiki, BPJ #11
8. Egot, BPJ #17
9. Nopri, BPJ #1
10. Nur indah, BPJ #17
11. Tika, BPJ #17
12. Kamal, BPJ #2
13. Andika, BPJ #26
14. RismaRS, BPJ #28
15. Sugeng, BPJ #10
16. Nurkholis imam a, BPJ #19
17. Ocid, BPJ #27
18. Deindi, BPJ #24
19. Setya, BPJ #30
20. Lydia, btl
21. Winda, BPJ #32
22. Indra didi, BPJ #28
23. Dhaka nanda, BPJ #27
24. Ronny, BPJ #26
25. Rahma, BPJ #28

Non member
1. Ajicbs
2. Jabbar
3. Hikki
4. Freddy
5. Satria
6. Chintya
7. Sisca
8. Rayi
9. Klara
10. Sarah
11. Nanda
12. Nover
13. Kathin chan
14. Putri
15. Laras
16. Nanto

Editor : @febe_shinta


from Backpacker Jakarta http://ift.tt/2zDrXIm
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

2nd Anniversary Perayaan Ulang Tahun dan Santunan Anak Yatim Backpacker Jakarta #17 di Anyer

Hai pembaca setia…. Backpaker Jakarta#17 merupakan salah satu dari sekian banyak grup yang ada di BPJ. Backpacker Jakarta #17 sendiri mempunyai nama beken nih yaitu JUBELS. Nah gak berasa banget kalo BPJ #17 sudah menginjakkan umurnya yang kedua tahun. Dengan ada nya ulang tahun ini, kami sangat senang dan selalu antusias untuk membuat acara yang meriah dan berkesan untuk semua member di BPJ#17 . Sebelum iitu, kenalin dulu nih admin grup BPJ #17 yang disebut sebagai Pak RT dan Bu RT. Ini dia admin Kesayangan Jubels Pak RT Mahesa Bayu Biru dan Bu RT Wina Tobing. Dan akhirnya waktu yang ditunggu-tunggu datang juga. Tepat di tanggal 3-4 Februari 2018, Jubels merayakan ulang tahunnya yang ke-2 di Anyer dan diikuti lebih dari 50 membernya horeee! Kali ini Jubels gak hanya merayakan aja, disini juga kami berbagi rejeki(santunan) untuk adik-adik yatim piatu di dekat wilayah sekitar villa. Di tanggal 3 februari hari Sabtu jam 05.00 kami berkumpul di sekre Backpacker Jakarta tercinta yang ...