Langsung ke konten utama

Legitnya Kuliner Lapa-Lapa Khas Sulawesi Tenggara

Pernah merayakan lebaran di Sulawesi Tenggara? Pasti kamu tau yang namanya kuliner Lapa-lapa yaa. Lapa-lapa memang menjadi menu utama saat perayaan lebaran di Sulawesi Tenggara dan sekitarnya. Kuliner ini sepintas mirip Lepet/Lepat di Jawa.

Sebenarnya, ada banyak sekali kuliner dari sulawesi Tenggara yang wajib dicoba, namun salah satu kuliner khas saat lebaran di wilayah Sulawesi Tenggara atau yang mudah ditemukan adalah kue lapa lapa ini.

Bahan untuk membuat kue lapa lapa ini sangat mudah yakni Lapa-lapa terbuat dari beras ketan putih, atau bisa juga ketan hitam, yang dimasak setengah matang bersama santan kelapa.

Kue lapa-lapa Khas Sulawesi Tenggara
Kue lapa-lapa Khas Sulawesi Tenggara

Kemudia dibungkus memanjang dengan lilitan daun kelapa muda dan tali. Lapa-lapa dikukus sampai matang. Nah soal Rasanya yang legit dan gurih sangat nikmat jika disajikan bersama dengan ikan asin dan sambal kaluku yang terbuat dari kelapa parut.

Ingin mencicipi lapa-lapa tapi nunggu lebaran masih lama? Jangan khawatir, Sobat! Walaupun bukan hari raya, kita masih dapat menemui penjual Lapa-lapa di pasar tradisional maupun toko penjual jajanan.

Kalau kamu belum punya kesempatan untuk ke Sulawesi Tenggara, tidak ada salahnya kamu mencoba membuatnya sendiri di rumah.

Bahan Membuat lapa-lapa

  • 500 gram beras ketan putih
  • 100 gram beras ketan merah
  • 300 ml santan cair
  • 1-2 sdt garam
  • 2 lembar daun pandan
  • 2 sdm minyak goreng
  • Bungkus lapa-lapa:
  • daun pisang secukupnya
  • 10-12 lembar janur (daun kelapa masih kuncup)

Cara Membuat lapa-lapa Khas Sulawesi Tenggara

lapa-lapa Khas Sulawesi Tenggara
lapa-lapa Khas Sulawesi Tenggara
  1. Pertama kalian harus Campurkan kedua jenis beras ketan. Cuci bersih dan rendam selama 2 jam. Cuci bersih dan tiriskan.
  2. Kemudian Masukkan beras ketan ke dalam wajan besar.
  3. Lalu Masukkan santan, garam dan daun pandan. Aduk rata dan masak hingga beras ketan matang.
  4. Jangan lupa untuk Aduk terus agar tidak gosong dan gunakan api kecil jika santan sudah mendidih.
  5. Nah Jika air santannya sudah habis dan beras ketan cukup lembek, angkat. Sisihkan daun pandannya.
  6. Kemudian Ambil janur dan lapisi dengan daun pisang. Beri isian beras ketan, tutup dan ikat dengan janur.
  7. Jika tidak cukup, bisa menggunakan tali rafia atau benang tebal. Lakukan hingga isian habis.
  8. Kemudian Panaskan kukusan, masukkan semua lapa-lapa dan kukus selama 2-3 jam lamanya. Angkat.
  9. Lalu Nikmati lapa-lapa sebagai camilan atau bahkan pengganti nasi saat makan lauk dan sayur bersantan.

Hits: 1478

Posting Legitnya Kuliner Lapa-Lapa Khas Sulawesi Tenggara ditampilkan lebih awal di .



from https://ift.tt/TMeviQg
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Pendakian Gunung Gede via Gunung Putri: Basecamp Mang Abenk, Murah & Servis Juara

Pendakian Gunung Gede via jalur Gunung Putri memang sudah lama jadi favorit banyak pendaki. Jalur ini terkenal dengan trek yang menanjak tajam sejak awal, tapi tetap memberikan pengalaman alam yang luar biasa: dari padang edelweis Surya Kencana, kabut pagi yang magis, sampai sunrise dari puncak yang menggetarkan hati. Namun di tengah tren basecamp yang makin banyak bermunculan dengan fasilitas serba “wah”, aku justru tetap setia kembali ke Basecamp Mang Abenk . Sederhana? Iya. Tapi servicenya luar biasa. Di sinilah aku merasa benar-benar disambut sebagai tamu, bukan sekadar pelanggan. Kelapa Harus Basecamp Mang Abenk? Pertama, biaya simaksi di sini jauh lebih ramah kantong. Hanya dengan bayar simaksi 1x, harganya sudah termasuk registrasi pendakian, asuransi, kamar untuk istirahat— tidak dicampur dengan pendaki lain . Ini jelas nilai plus, apalagi kalau kamu hiking dengan grup kecil dan ingin privasi atau quality time sebelum summit attack. Kedua, yang bikin pengalaman makin berk...