Langsung ke konten utama

Mau Belajar Bahasa Inggris ? Jangan Lupa Mampir Ke Kampung Inggrisnya Kediri, Jawa Timur

Kampung Inggris adalah salah satu kampung yang berada di Pare Kediri. Jawa Timur, Kampung ini beda dengan perkampungan lain karena kampung ini memiliki berbagai tempat kursus dan sangat terjangkau

Kampung Inggris, berawal dari perjuangan dan kiprah Bapak Kalend Osen sang Pendiri BEC Pare. Kalend Osen adalah seorang berkewarganegaraan Indonesia yang berasal dari Kalimantan Timur, Tokoh dan Guru sederhana yang telah menghasilkan ribuan murid yang kini tersebar di seluruh Indonesia, bahkan di beberapa belahan di dunia.

Perjalanan Panjang Sejarah Lahirnya BEC-Pare, menyebutkan, suatu ketika kisaran tahun 1976, ada dua orang tamu dari IAIN Sunan Ampel Surabaya. Kedatangan dua tamu tersebut tak lain hendak belajar Bahasa Arab dan Bahasa Inggris. Karena apa, di tahun 1976 bagi setiap mahasiswa IAIN Sunan Ampel Surabaya, apabila akan mengikuti ujian negara maka diwajibkan lulus ujian Bahasa Arab dan Bahasa Inggris terlebih dahulu, barulah dapat menempuh ujian negara.  Dua mahasiswa yang diperbincangkan dan menjadi salah satu unsur pembentuk Sejarah Kampung Inggris Pare, adalah Umar Abdullah yang asli Purwoasri-Kediri, dan Sukardiono yang berasal dari Kertosono-Nganjuk, yang saat itu mencari Kyai Yazid, yang kemudian diajar oleh Bapak Kalend Osen setelah diberi mandat oleh Almarhum Kyai Ahmad Yazid.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jika kalian ingin lancar berbahasa Inggris data lah ke Kampung Inggris Pare Kediri, Jawa Timur berbagai macam kursus murah tetapi tidak kalah dengan tempat kursus ternama lainnya…

Sumber : visitpare.com dan Google.co.id



from Backpacker Jakarta http://ift.tt/2uvhGIR
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Tradisi Megibung di Bali: Makan Bersama yang Menyimpan Makna Kebersamaan

Tradisi megibung di Bali adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah yang berasal dari Karangasem dan hingga kini masih dijaga sebagai simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur. Megibung bukan sekadar cara makan, tetapi bagian dari budaya sosial masyarakat Bali. Saat ini, pengalaman megibung juga dapat dirasakan dalam konteks kuliner budaya, salah satunya melalui Royal Dining Feast di Ankhusa Bali di Ubud. Mengenal Tradisi Megibung di Bali Tradisi Megibung di Bali – foto kompas Megibung merupakan tradisi makan bersama dalam satu dulang yang menjadi ciri khas masyarakat Karangasem. Kata megibung berasal dari kata gibung yang berarti aktivitas bersama atau berbagi. Dalam praktiknya, peserta duduk melingkar dan menyantap nasi serta lauk pauk dari wadah yang sama, biasanya dialasi daun pisang. Satu kelompok megibung umumnya terdiri dari 6 hingga 8 orang, dan maksimal sekitar 10 orang. Tidak ada porsi individu. Semua peserta berbagi dari satu hidangan yang sama, sehingga terc...