Langsung ke konten utama

Mengenang Kopi Rasa Yang Waktu Itu di Selewat Kopi

Katanya kopi bisa bikin ngga ngantuk. Katanya kopi bisa bikin kita jadi produktif. Katanya juga kopi bisa bikin gagal move on. Nah kalau kopi yang ini kira-kira masuk ke jenis kopi yang mana ya? Selewat Kopi namanya!

Selewat Kopi, Ngopi Selagi Lewat
Selewat Kopi, Ngopi Selagi Lewat

Selewat Kopi! Ngopi Selagi Lewat

Berawal dari postingan temen gue di instagram, gue langsung penasaran dan cari tau tentang gerobak kopi yang satu ini.

Berlokasi di Jl.Raden Patah RW 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selewat Kopi tepat berada beberapa jengkal aja dari Roti Bakar Eddy. Ngga tau Roti Bakar Eddy? Kalau kampus Al-Azhar tau? Naahh Selewat Kopi ada di belakangnya Al-Azhar.

Kemarin pas mampir kesini gue nyobain Es Kopi Rempah Yang Waktu Itu. Harganya 20rb. Rasanya enak banget! Kopi yang dicampur sama rempah-rempah ternyata ngga failed kok. Malah bisa bikin mood jadi tenang.

“Terus apa sih yang bedain Selewat sama kedai-kedai kopi yang lain?”

Simple, menu dan nama menunya!

Selewat Kopi
Selewat Kopi

Kalau kalian kesini pasti langsung senyum-senyum baca menunya. Selain ada Kopi Rempah Yang Waktu Itu, ada juga Selewat Hitam, Chae Panas, dan Es Susu Nanas. Rekomendasi gue sih tetep yang tadi ya, Kopi Rempah Yang Waktu Itu, dan Kopi Alpukat. Oya disini juga gue nemuin kopi yang kayaknya belum ada di kedai kopi lain, yaitu Kopi Red Velvet. Ini enak banget sih parah!

Ngga cuma nyajiin kopi dengan menu dan rasa yang unik, Selewat juga memiliki konsep berbeda dibanding kedai kopi yang pernah gue datengin.

Selewat Kopi ini konsepnya semacam angkringan karena dia pakai gerobak. Disana hanya disediakan 1 kursi kayu panjang dan beberapa kursi bakso. Dan untuk utensils nya 60% masih pakai yang tradisional loh. Unik banget deh pokonya.

Utensils yang masih tradisional di Selewat Kopi
Utensils yang masih tradisional yang ada di Selewat Kopi

Lo pernah mampir ke Kopi Jinggo? Nah, Selewat ini joinanan nya Jinggo. Makanya kenapa gerobaknya sekilas mirip Jinggo.

Gerobak Selewat Kopi
Gerobak Selewat Kopi

Selewat Kopi baru aja buka awal maret lalu, jadi menunya masih alakadarnya. Dalam artian belum ada cemilan pendamping minum kopi kaya roti bakar, dll.

So, kalo Lo lagi kebeneran lewat di daerah Melawai atau Blok M boleh mampir ke Selewat Kopi.

Mari ngopi selagi lewat di Selewat Kopi.

Selewat Kopi

Alamat: Jl.Raden Patah RW 01, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan

Harga: 8-25K

Waktu buka: Senin-Sabtu jam 17.00-24.00 WIB

Posting Mengenang Kopi Rasa Yang Waktu Itu di Selewat Kopi ditampilkan lebih awal di Backpacker Jakarta.



from Backpacker Jakarta https://ift.tt/2ONkhK0
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Tradisi Megibung di Bali: Makan Bersama yang Menyimpan Makna Kebersamaan

Tradisi megibung di Bali adalah tradisi makan bersama dalam satu wadah yang berasal dari Karangasem dan hingga kini masih dijaga sebagai simbol kebersamaan, kesetaraan, dan rasa syukur. Megibung bukan sekadar cara makan, tetapi bagian dari budaya sosial masyarakat Bali. Saat ini, pengalaman megibung juga dapat dirasakan dalam konteks kuliner budaya, salah satunya melalui Royal Dining Feast di Ankhusa Bali di Ubud. Mengenal Tradisi Megibung di Bali Tradisi Megibung di Bali – foto kompas Megibung merupakan tradisi makan bersama dalam satu dulang yang menjadi ciri khas masyarakat Karangasem. Kata megibung berasal dari kata gibung yang berarti aktivitas bersama atau berbagi. Dalam praktiknya, peserta duduk melingkar dan menyantap nasi serta lauk pauk dari wadah yang sama, biasanya dialasi daun pisang. Satu kelompok megibung umumnya terdiri dari 6 hingga 8 orang, dan maksimal sekitar 10 orang. Tidak ada porsi individu. Semua peserta berbagi dari satu hidangan yang sama, sehingga terc...