Langsung ke konten utama

Pakasam: Masakan Khas yang Hanya Ada di Payakumbuh

Walaupun bernama sama, Pakasam satu ini jauh berbeda dengan yang ada di Sulawesi Selatan. Anda tidak akan bisa menemukannya pada daerah lain, selain di Payakumbuh dan Kab. 50 Kota.

Pakasam juga tidak diperjualbelikan, hanya sebagai menu rumahan saja. Bahan utamanya yang terbuat dari lemak sapi/kerbau, tentu akan menggugah selera. Berikut saya beberkan resepnya:

Bahan-bahan:
  1. 0,25 kg lemak sapi
  2. Cabai merah secukupnya
  3. 6 siung bawang merah
  4. 6 siung bawang putih
  5. 1 ruas jahe
  6. Garam secukupnya
  7. 0,5 kg tepung beras
Cara membuat:
  1. Potong lemak dalam ukuran kecil, kemudian cuci hingga bersih.
  2. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, jahe, dan garam.
  3. Tambahkan lemak, tumbuk sampai hancur.
  4. Kemudian, campurkan tepung beras hingga merata.
  5. Lebih baik diamkan adonan selama 1 malam sebelum digoreng, agar lebih terasa nikmat.
Adonan yang siap untuk digoreng
Penyajian:
  1. Ambil adonan sebanyak yang ingin dikonsumsi.
  2. Campurkan dengan air secukupnya, aduk rata.
  3. Goreng dengan minyak panas, hingga berwarna kecoklatan.
  4. Angkat dan tiriskan.
  5. Pakasam sudah bisa langsung dinikmati.

Pakasam payakumbuh

Oya, masakan ini juga bisa bertahan selama kurang lebih 1 bulan, tanpa menggunakan bahan pengawet (saat belum di goreng). Biasanya dijadikan persediaan cadangan saat masa sulit akhir bulan.

Baca juga: Buras: Penganan Khas Suku Bugis

Tekstur yang renyah dan gurih, tentunya membuat Pakasam punya tempat tersendiri di hati masyarakat. Seiring perkembangan zaman, cita rasanya pun menjadi semakin kaya dikarenakan adanya berbagai inovasi dengan bumbu tambahan maupun mengganti bahan utama.

Posting Pakasam: Masakan Khas yang Hanya Ada di Payakumbuh ditampilkan lebih awal di Backpacker Jakarta.



from Backpacker Jakarta https://ift.tt/33qKwxn
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Pendakian Gunung Gede via Gunung Putri: Basecamp Mang Abenk, Murah & Servis Juara

Pendakian Gunung Gede via jalur Gunung Putri memang sudah lama jadi favorit banyak pendaki. Jalur ini terkenal dengan trek yang menanjak tajam sejak awal, tapi tetap memberikan pengalaman alam yang luar biasa: dari padang edelweis Surya Kencana, kabut pagi yang magis, sampai sunrise dari puncak yang menggetarkan hati. Namun di tengah tren basecamp yang makin banyak bermunculan dengan fasilitas serba “wah”, aku justru tetap setia kembali ke Basecamp Mang Abenk . Sederhana? Iya. Tapi servicenya luar biasa. Di sinilah aku merasa benar-benar disambut sebagai tamu, bukan sekadar pelanggan. Kelapa Harus Basecamp Mang Abenk? Pertama, biaya simaksi di sini jauh lebih ramah kantong. Hanya dengan bayar simaksi 1x, harganya sudah termasuk registrasi pendakian, asuransi, kamar untuk istirahat— tidak dicampur dengan pendaki lain . Ini jelas nilai plus, apalagi kalau kamu hiking dengan grup kecil dan ingin privasi atau quality time sebelum summit attack. Kedua, yang bikin pengalaman makin berk...