Langsung ke konten utama

Trekking Romantis Di Curug Ciputri Tenjolaya With Backpacker Jakarta

Banyak orang tahu Tenjolaya sebagai daerah terjadinya musibah sukhoi, namun banyak yang enggak tahu kalau Tenjolaya mempunyai beberapa tempat wisata yang sangat jarang diketahui, diantaranya yaitu curug ciputri.

Kali ini kami, Backpacker Jakarta berkesmpatan mengeksplore curug yang cukup cantik yang  terletak di kaki Gunung Salak, Bumi Perkemahan Ciputri, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, yaitu Curug Ciputri, curug padalarang, dan curug gong.

Trip kali ini dengan sharecost sebesar 70 ribu per orang dan di cepein oleh 2 cp ganteng nan nyentrik, yaitu kakak Ferdinand dan Om Suhir. Banyak juga lho teman teman kita yang ikutan odt kali ini, yang semula dibatasi hanya 20 orang, bertambah menjadi 30 member BPJ yang ikutan dan seru seruan bareng.

Berangkat hari sabtu, 11 Feb 217, dengan meeting point di KFC Taman Topi Square pukul  07.30, terpaksa ngaret dan kami mulai berangkat pukul 09.00 dengan menyewa 3 angkot. Namun bersyukur tidak ada peserta yg ditinggalkan kecuali 1 orang peserta yg cancel karena sakit. Karena keberangkatan yg tertunda membuat kami sampai di lokasi pun sudah cukup siang. Jam 11.00 kami baru sampai di Kawasan Nasional Gunung Halimun Salak. Hujan gerimis pun menemani perjalanan kami sampai tiba di lokasi.

Dalam kondisi inipun kami akhirnya tidak dapat mengexplore Curug Goong & Curug Padalarang karena alasan keamanan. Sebelum kami mengexplore Curug Ciputri kami, dalam keromantisan hujan gerimis kami istirahat makan siang  di saung yg tidak begitu besar di tengah hutan pinus nan aduhai berbagi makanan seadanya (disisi lain hal ini menyajikan moment kebersamaan yg luar biasa bagi trip ini). Beruntungnya karena ada kelebihan SC kami  Cp membelikan minuman dan sedikit gorengan yg untuk dinikmati bersama para peserta.

Usai istirahat makan kami pun melanjutkan explore Curug Ciputri. Namun sangat disayangkan ditemani salah satu cp,  4 orang peserta harus turun ke basecamp karena tidak cukup kuat melanjutkan perjalanan dalam kondisi hujan. Dengan menelusuri jalan setapak yg masih asri akhirnya kami semua sampai di Curug Ciputri setelah perjalanan selama 15 menit. Serasa private curug, karena kami di curug ini menguasai curug  tidak ada pengunjung lain (entah karena hujan atau memang sudah beberapa kali cp kemari memang masih sepi) Kembali kami membuka perbekalan sambil ngopi2 cantik di tepi curug serta berfoto2 ria. Sayangnya karena hujan kondisi air agak kotor, sehingga kurang asik untuk berendam manja.

Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, setelah puas menikmati keindahan curug dalam suasana gerimis romantis, kami pun kembali menuju basecamp smabil mencuri waktu tuk berfoto di hutan pinus. Bahkan kami sempat merekam video mannequinchallenge. Sebelum mencapai basecamp beberapa peserta diajak cp untuk main air sejenak di Leuwi Nari. Bukan curug besar, tapi cukuplah untuk berendam manja dan merosot unyu disini. Setelah tiba di basecamp peserta diberi kesempatan untuk mandi dan berganti pakaian. Kemudian sambil menunggu angkot kami sempatkan untuk berbincang-bincang santai di sebuah saung di tengah kolam. Di sini cp juga sempat memberikan hadiah untuk peserta tercepat di mepo (kak Nunung), peserta dengan ide video (kak KAL), serta 1 hadiah utama untuk peserta yg dapat menjawab pertanyaan dari cp. Sebagian besar peserta trip cukup puas dalam trip ini, hal ini diungkapkan saat sesi tanya jawab.

Ingin menikmati keindahan alam Indonesia bersama Backpacker Jakarta? Silahkan bergabung bersama kami. Nikmati kecerian dan keseruan yang unik dan tak terbayangkan.



from Backpacker Jakarta http://ift.tt/2mlO3Ul
via IFTTT

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pertolongan Pertama Jika Tersengat Biota Laut

Meningkatnya minat wisatawan dalam negeri maupun mancanegara mengunjungi Indonesia juga berdampak terhadap meningkatnya pengunjung yang menelusuri keindahan biota laut Indonesia. Selain mempersiapkan barang bawaan, kalian juga perlu membekali diri dengan pengetahuan tentang bahaya yang biasa terjadi didaerah tersebut guna mencegah jikalau ada kejadian yang tak diinginkan, salah satunya seperti tersengat binatang laut. Berikut tipsnya jika kalian tersengat binatang laut: 1. Ubur-ubur Banyak spesies ubur-ubur di Indonesia, mulai yang tak menyengat hingga yang bisa menyebabkan kematian. Ikuti langkah-langkah berikut jika tersengat ubur-ubur: Tetap tenang Keluar dari air laut Hentikan sengatan Lepaskan tentakel menggunakan kartu hindari kontak langsung Basuh dengan cuka atau backing soda, jika tidak ada gunakan air laut Basuh dengan air hangat selama kurang lebih 20 menit Balut luka dengan perban Segera ke rumah sakit terdekat untuk penanganan lebih lanjut Note!!! Hinda...

Liputan Trip Pendakian Gunung Via Selo Merbabu Part #4

Ini bukan tentang menggapai sesuatu menuju puncak. Tapi tentang bagaimana proses melaluinya bersama sama. Ya, begitulah slogan untuk pendakian gunung merbabu part #4 Backpacker Jakarta kali ini. Tepat nya pada tanggal 14 sampai 16 Juli 2017 dengan sharing cost sebesar Rp 325.157,-/orang, pendakian inipun terlaksana dengan meeting point di Sekretariat Backpacker Jakarta pukul 21.00. Pendakian kali ini digawangi oleh Cahyadi Arif @cahyadiarf dan Ramdhan @ramdhan19 dan di ikuti oleh 27 peserta lainnya dan bukan hanya itu, kesuksesan pendakian juga dibantu oleh tim backup yakni Amiral Arif, Inu dan Mamet. Nah, sebelum masuk lebih detail lagi, cus yuk kita cari tahu dulu mengenai gunung merbabu itu ada dimana sih ? atau ada berapa jalur disana ? Tentang Gunung Merbabu terletak di Jawa tengah dengan ketinggian 3.142mdpl dan puncak tertingginya yakni Kenteng Songo. Gunung Merbabu berasal dari kata “meru” yang berarti gunung dan “babu” yang berarti wanita. Gunung ini merupakan salah satu...

Pendakian Gunung Gede via Gunung Putri: Basecamp Mang Abenk, Murah & Servis Juara

Pendakian Gunung Gede via jalur Gunung Putri memang sudah lama jadi favorit banyak pendaki. Jalur ini terkenal dengan trek yang menanjak tajam sejak awal, tapi tetap memberikan pengalaman alam yang luar biasa: dari padang edelweis Surya Kencana, kabut pagi yang magis, sampai sunrise dari puncak yang menggetarkan hati. Namun di tengah tren basecamp yang makin banyak bermunculan dengan fasilitas serba “wah”, aku justru tetap setia kembali ke Basecamp Mang Abenk . Sederhana? Iya. Tapi servicenya luar biasa. Di sinilah aku merasa benar-benar disambut sebagai tamu, bukan sekadar pelanggan. Kelapa Harus Basecamp Mang Abenk? Pertama, biaya simaksi di sini jauh lebih ramah kantong. Hanya dengan bayar simaksi 1x, harganya sudah termasuk registrasi pendakian, asuransi, kamar untuk istirahat— tidak dicampur dengan pendaki lain . Ini jelas nilai plus, apalagi kalau kamu hiking dengan grup kecil dan ingin privasi atau quality time sebelum summit attack. Kedua, yang bikin pengalaman makin berk...